Showing posts with label rekomendasi hotel ramah anak. Show all posts
Showing posts with label rekomendasi hotel ramah anak. Show all posts

Jadi bulan Desember 2021 yang lalu, setelah menginap di Hotel Sheraton, kami pindah ke Hotel Melia Purosani. Hotel ini terletak di pusat kota Yogyakarta, tidak jauh dari Malioboro. Pada saat kami baru sampai tampak dari luar hotel ini terkesan hotel lama. Tapi saat kami masuk ke dalamnya apalagi ke kamar, pendapat kami langsung berubah. Nanti akan diceritakan di bagian selanjutnya ya..

Kami memilih kamar The Level - Type Deluxe karena satu-satunya kamar yang tersedia pada saat kami akan book karena pada weekend tersebut sangat ramai hotelnya. Proses check in tidak lama, termasuk cepat walaupun kondisi sedang ramai. 


Gambar 1. Lobi Hotel (Sumber : Agoda)

Kamar kami terletak di lantai 6, khusus untuk semua tipe kamar The Level. Oh iya sebagai informasi, untuk dapat mengakses setiap lantai harus menggunakan kartu kamar ya. Pada saat perjalanan menuju ke kamar, kami melewati executive lounge yang diperuntukkan khusus untuk customer The Level. Di executive lounge ini setiap jam 17.00 sampai 19.00 akan ada Tea Time. Paket Tea Time ini sudah termasuk di dalam paket kamar, jadi tidak ada tambahan biaya lagi ya, bisa makan sepuasnya dan bisa memesan teh atau kopi yang dinginkan.

Sesampainya di kamar, kami langsung dibuat terkesan dengan kamarnya. Kamarnya sangat bagus dan modern. Kamarnya tidak menggunakan slot kartu untuk mengaktifkan listrik, tapi menggunakan sensor yang ada di kartunya. Pemandangan kamarnya menghadap ke kota. Jendela kamarnya dapat dibuka jika menginginkan pergantian udara, dimana hal ini bagus untuk sirkulasi. Untuk kamar mandinya terdapat shower box dan bathtub yang terpisah. Dan satu hal yang membedakan dari type deluxe yang biasa adalah, pada semua tipe kamar The Level terdapat mesin kopi Dolce Gusto loh. Bagi pecinta kopi pasti seneng banget. Tampilan kamarnya bisa dilihat di video berikut ya.

Vid: Tampilan kamar The Level - Deluxe Type

Sore harinya kami mengunjungi Executive Lounge untuk menikmati sajian tea time yang sudah termasuk fasilitas kamar di The Level. Pada saat memasuki lounge nya disambut oleh salah satu staf, seperti saat akan memasuki breakfast akan ditanya nomor kamar, kemudian ditanya ingin meminum apa, teh atau kopi. Jika ingin spesifik kopi akan dibuatkan. Pelayanannya ramah sekali, anak-anak bahkan ditanya ingin susu atau minuman lainnya. Setelah membuat pesanan, kami menuju ke tempat disajikannya canape. Menu canape nya bervariasi walaupun tidak banyak dan rasanya pun enak. Anak-anak pun suka.

Gambar 2. Executive Lounge (sumber: https://www.melia.com)

Setelah menikmati tea time, kami kembali ke kamar. Untuk malam itu kami tidak memesan makanan ataupun pergi keluar karena dalam perjalanan ke hotel kami sudah makan terlebih dahulu. Jadi kami menikmati kamar hotel saja. Malamnya, pada saat akan tidur malam, Kakak Q tidur di sofa karena sofanya panjang dan cukup untuk dy tidur. Hal ini membantu jadi tidak perlu memesan extra bed.

Pada pagi hari sebenarnya kami berniat untuk berenang di kolam renang. Namun ternyata kolam renangnya ramai, jadinya kami tidak jadi berenang dan langsung menuju ke playground kecil yang disediakan oleh pihak hotel.

Gambar 3. Jungkat Jungkit



Gambar 4. Ayunan

Setelah bermain, kami pun ke tempat breakfast yang lokasinya dekat dengan area playground anak. Menu breakfastnya bervariasi dari menu lokal, menu western, mie, sushi (walaupun hanya 1 macam), dan beberapa makanan lainnya. Rasanya pun enak. Kemudian, di masa pandemi ini untuk mengambil makanan disiapkan sarung tangan plastik untuk menjamin higienitas dari makanan tersebut.

Sayangnya kami hanya menginap 1 malam di hotel ini karena pada hari Senin ayahnya anak-anak sudah mulai kerja lagi dan ada meeting.

Jadi... hasil review selama menginap 1 malam di hotel Melia Purosani ini sangat berkesan. So far, belum ada keluhan ataupun kelemahan dari fasilitas ataupun pelayanan dari hotel ini. 

Pertanyaannya apakah kami akan kembali ke hotel ini lagi? Jawabannya Iyaa donk. Mungkin untuk next nya kami ingin mencoba junior suite nya, karena dari gambar yang ditunjukkan di website hotel tersebut terlihat bagus dan membuat penasaran.

Kalau ingin menginap disana, bisa dipesan melalui Agoda ya.. Di Agoda ada banyak promo dan misalnya ada urgensi mendadak yang harus membatalkan, di Agoda ada free cancellation.


Hotel Melià Purosani Yogyakarta
Jl. Mayor Suryotomo No.31, Ngupasan, Kec. Gondomanan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55122






 


View Post

Minggu lalu, aku dan anak-anak ikut suamiku yang ada meeting luar kota ke Yogyakarta. Kami menginap di Hotel Sheraton Mustika. Lokasi dari hotel ini dekat dengan Bandara Adi Sutjipto. Tapiii.. kami ke Yogya nya menggunakan kendaraan pribadi, dimana merupakan pengalaman pertama anak-anak perjalanan darat jauh. Sebelumnya perjalanan terjauhnya ke Bandung yang kurang dari 6 jam. Sedangkan ke Yogyakarta ini menghabiskan waktu 12 jam karena kami banyak berhenti untuk istirahat dan makan.

Dari luar hotel ini terlihat besar dan lahannya pun luas. Hotel Sheraton ini hanya terdiri dari 8 lantai, dimana lobby terletak di lantai 7, dan kamar-kamarnya terletak di lantai bawahnya. Di hotel ini banyak tipe kamarnya, dari deluxe, junior suite, hingga presidential suite. 

Kamar yang aku tempatin, tipe nya deluxe twin bed. Nah, karena kami berempat, supaya tidak terlalu berdempetan tidurnya, kami memesan extra bed. Untuk deluxe ukurannya kamarnya cukup luas loh! Bisa dilihat di foto nya bahwa bisa masuk 3 kasur single dan masih ada celah yang luas untuk sholat ataupun aktifitas lainnya. Untuk kamar mandinya juga dilengkapi dengan bathtub walaupun untuk showernya masih jadi satu, tidak terpisah.

Gambar 1. Foto keadaan kamar mandi

Gambar 2. Bathtub

Gambar 3. Foto keadaan kamar

Untuk balkonnya disediakan dua kursi dan 1 meja. Cukup nyaman untuk bekerja disini sambil melihat pemandangan yang menghadap ke kolam renang dan bagian belakang dari hotel. 

Gambar 4. Foto Balkon dari dalam kamar

Gambar 5. Balkon


Gambar 6. Pemandangan dari balkon kamar, kolam renang berbentuk unik


Adapun fasilitas dari hotel yang disukai oleh Kakak Q dan Ade D adalah kolam renang dan kids club yang bernama Jiggle Jungle. 

Gambar 7. Kids club dari balkon kamar


Kolam renangnya besar dan berbentuk unik. Kedalaman dari kolam renang tersebut 1.25 cm, jadi sebenarnya tidak terlalu dalam. Untuk Kids Club nya sendiri tidak luas, hanya terdiri dari kolam mandi bola dan tempat untuk memanjat dan perosotan. Kalau dilihat di bagian dalam ada jadwal kegiatan, tapi selama menginap disini tidak terlihat adanya kegiatan-kegiatan tersebut, apakah karena sedang pandemi atau bagaimana, saya juga tidak tau.

Selama menginap disini, kondisinya sedang mendung terus, pernah pagi-pagi pemandangannya agak cerah terlihat pemandangan gunung di kejauhan. Terus, di lahan hotel ini banyak pepohonan jadi rindang dan sejuk. Walaupun banyak pohon tapi tidak kotor oleh dedaunan, bahkan cenderung rapi karena rutin dibersihkan. Saya mengetahui hal ini karena pada saat duduk di balkon dengan Ade D, terlihat ada petugas yang sedang membersihkan daun-daun yang gugur dari pohon. 

Pelayanannya pun ramah dari sejak check in hingga check out. Ada satu waktu dimana kunci kamar saya tiba-tiba tidak dapat digunakan, setelah lapor ke front office dan dibuatkan 1 set kunci baru, ada salah satu staf nya yang mengantarkan saya dan anak-anak ke kamar untuk memastikan kunci tersebut dapat digunakan. Bahkan staf tersebut menanyakan perihal opini saya selama menginap di hotel Sheraton ini. 

Untuk breakfastnya standar ya, menurut saya tidak banyak variasi, yang standar seperti bubur, egg station, western menu, Indonesian menu ada. Dessertnya buah, pancake, dan wafle. Tapi dari segi rasa enak dan anak-anak pun bisa makan makanannya. Sempat 1 kali makan malam di hotel ini karena termasuk kerjasama dengan kantor suami saya, dan ternyata makanannya rasanya enak.

Jadiii... kesimpulannya walaupun hotel ini tergolong sudah tua dan terlihat dari interiornya, tapi tidak menakutkan. Kemudian yang saya suka dari hotel ini adalah tidak tertutup bahkan banyak ventilasi, karena lorong hotelnya bentuknya terbuka, jadi sirkulasi udaranya bagus. Jadi di masa pandemi ini dimana sirkulasi udara itu penting, hotel ini rekomen banget deh.

Berikut hasil review Hotel Sheraton Jogja dan opini dari aku ya. 

Kelebihannya:

  • pemandangannya! Ini nomor satu banget keunggulan dari Hotel Sheraton. Bangun tidur, langsung ke balkon buat duduk-duduk sambil lihat-lihat pemandangan yang hijau-hijau. Bikin mata yang minus dan silinder ini jadi bisa melihat jelas 😂
  • tampilan eksterior hotel ini bagus banget dan megah
  • stafnya yang ramah dan helpful
  • makanannya enak
  • kamarnya luas
Kekurangannya:
  • ada beberapa kamar yang masih perlu renovasi karena seperti ada bekas air bocor di plafon. Hal ini sudah disampaikan ke stafnya.
  • AC sentral yang di kamar yang aku tempati itu agak keras bunyinya dan sempat lama dinginnya, hal ini juga sudah disampaikan ke stafnya
  • Makanan breakfast kurang variasi tetapi rasanya enak.

Pertanyaan terakhir seperti biasa: apakah akan kembali ke tempat ini lagi? Jawabannya iya... apalagi kalau kekurangan-kekurangannya sudah diperbaiki. Karena pemandangannya itu looh.

Oh iya bagi yang tertarik bisa booking via Agoda. Bisa diklik di link ini ya

View Post
Holaaa...
Kali ini mau share pengalaman menginap di Hotel Aston Sentul Lake dan Conference. Katanya sih ini hotel yang terbagus di daerah Sentul. Oleh karena itu, kami sekeluarga penasaran mau mencobanya.

Hotel Aston Sentul ini ada 2 jalan akses, salah satunya bisa diakses dari jalan yang dekat Taman Budaya dan Hotel Alana. Saat kami masuk kesana. Lobi nya besar dan tidak menggunakan AC kayanya, soalnya terbuka. Sehingga jika sedang banyak angin akan terasa sekali. Tapi pemandangannya langsung ke bukit pepohonan di belakang hotel. Di Hotel Aston Sentul ini ada 2 tipe yaitu kamar hotel biasa dan terdapat villa. Jika ingin book villa maka harus telepon langsung ke pihak hotel. 1 Vila terdiri dari maksimal 2 kamar. Kami menginap di Hotel Aston Sentul ini di kamar hotel yang biasa saja. Karena harga untuk villa termasuk tinggi.
Hasil gambar untuk lobi hotel aston sentul
Gambar 1. Lobi Hotel Aston Sentul (source: tripadvisor)

Untuk kamar hotelnya termasuk luas. Kami menambahkan extra bed, masih cukup untuk anak-anak bermain-main di kamar. Pemandangannya ke arah pool dan gunung. Oh iya kalau mau menginap disini, pesan yang kamarnya menghadap ke arah kolam renang ya. Memang harga lebih tinggi, tapi dapat pemandangan ke arah perbukitannya juga.

Gambar 2. Kamar


Gambar 3. Pemandangan

Gambar 4. Pemandangan arah danau.

Saat kami sampai sudah sore, anak-anak ingin berenang. Tapi akhirnya yang berenang hanya kakak Q dan sepupunya karena ade D sedang agak pilek jadi ga berenang dulu. Pada saat sore hari anginnya lagi kencang sekali, jadi berenangnya ga bisa lama-lama.

Fasilitas yang ada di Hotel Aston Sentul ini ada lumayan banyak, diantaranya

1. Kolam renang
Kolam renangnya tidak terlalu besar, jadi pada saat hari libur akan ramai sekali.

2. Danau 
Salah satu keunggulan dari Hotel ini adalah terdapat danau buatan. Di danau ini bisa memancing, naik perahu, dan memberi makan angsa. Memancing disini dijamin dapat ikan walaupun ukurannya tidak besar. Karena ikan-ikannya mudah sekali dipancing. Sekali lempar kail, langsung dapat, kakak Q senang sekali jadinya. 
Gambar 5. Aktivitas di area Danau

Masing-masing aktivitas tersebut ada biayanya masing-masing. Nanti setiap pagi ada staf yang standby di lokasi untuk membantu.

3. Kids Club dan Recreation Area
Di hotel ini terdapat Kids Club yang menjadi 1 dengan Recreation Area. Tempatnya lumayan luas, namun pada saat kami kesini tidak ada staf yang menjaga. Dan tidak tau juga apakah ada kegiatan-kegiatan khusus untuk anak-anak. Di Kids Club ini juga disediakan ruangan menyusui namun karena jarang digunakan tampaknya jadi diberdayagunakan juga sebagai area penyimpanan beberapa peralatan.
Gambar 6. Area Kids Club

Gambar 7. Area Rekreasi

Gambar 8. Area Rekreasi
Gambar 9. Toilet dan Ruang Menyusui

4. Berkuda
Disini disediakan fasilitas menunggang kuda. Harganya sekitar 50.000. Lokasinya dekat dengan area kids club dan rekreasi.

5. Penyewaan sepeda gratis
Disini juga ada penyewaan sepeda tanpa dikenakan biaya apapun selama mengembalikan ke tempatnya semula.

Sebenarnya kalau dari peta hotel katanya ada semacam mini zoo, seperti kelinci dan hewan-hewan kecil. Lokasinya di belakang vila. Namun kami tidak menemukannya.

Kesimpulannya apakah menyenangkan? Menyenangkan untuk anak-anak. Kakak Q pengen mancing dan naik perahu lagi. Oh iya.. saran saja kalau mau naik perahu pagi sebelum jam 9 atau sore setelah jam 15.00. Bukan kenapa-kenapa disana panas terik selain jam tersebut, jadi harus kuat-kuat sama panas. Tapi pihak hotel menyediakan payung kalau mau pinjam untuk meneduh sih. hehehe.


Lokasi:
Aston Sentul Lake Resort & Conference Center
Jl. Pakuan No.3, Sentul, Kec. Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat 16810
View Post
Jadi pada bulan Oktober 2019 yang lalu. Bapakke mau ngajakin liburan anak-anak yang keluar kota tapi ga jauh pergi dan pulangnya karena males macet. Dan pada hari Jumatnya jam 11 malam dibooking lah Hotel Harris di Sentul, karena rencananya mau ngajak main kakak Q ke JungleLand di Sentul dan sekalian menginap di hotel. Kenapa dipilih Hotel Harris? Karena cari yang murah dan lokasinya gampang daaaaan di Hotel Harris ini ada paket kamar yang sudah sekalian dengan 2 tiket masuk ke Jungleland. Yang dimana harga tiketnya menjadi jauh lebih murah dibanding harga normal beli di lokasi.

Pada hari Sabtu pagi, berangkatlah kami ke Sentul. Sesampainya di Sentul kami langsung ke hotel untuk check-in terlebih dahulu. Karena masih jam 10an pagi jadi belum bisa masuk ke kamar. Gapapa. Tujuan kami check in terlebih dahulu untuk mendapatkan tiket masuk ke Jungleland nya. Proses check in nya cepat. Dan kami dapat menitipkan barang-barang terlebih dahulu di hotel ini, lalu diberikan tag penitipan barangnya. Salah satu keunggulan nya dari Hotel ini adalah mereka mengingatkan kalau tag nya difoto terlebih dahulu jadi kalau misalnya hilang bisa menggunakan foto dari tag tersebut, secara ya tag nya kecil jadi bisa nyelip atau terjatuh tanpa sadar. And it happens to me!!! Jadi jangan lupa setelah menerima langsung difoto yaaa..
Gambar 1.Tag penitipan barang

Setelah mendapatkan tiket tersebut berangkatlah kami ke Jungleland. Untuk harga tiketnya sendiri kalau beli langsung adalah Weekdays (Sen-Jum) Rp 165.000,-. Weekend (Sab-Min, Libur Nasional) Rp 220.000,-. Nah kami kesana weekend, dan butuh tiket tambahan untuk kakak Q, karena beli langsung lebih mahal jadilah kami beli via traveloka, karena lebih hemat! Harganya mirip harga weekday. Untuk ade D karena masih kurang tingginya jadi belum harus beli tiket. Di Jungleland kami ga gitu lama, karena yang bisa main banyak hanya kakak Q sedangkan ade D banyak yang ga bisa main karena ada wahana untuk anak-anak tapi ga boleh ditemani oleh orang dewasa. Jadi ade D banyakan jalan-jalannya, naik wahananya hanya 3 macam. Kalau untuk tinggi dan umur kakak Q yaitu 6.5 tahun sudah bisa main lumayan banyak. Karena ada wahana memang untuk anak-anak.

Sekitar jam 2 siang kami selesai main di Jungleland dan mencari tempat makan. Kami memutuskan ke Mang Kabayan yang di Ah Poong. Saran saja, kalau makan disini jangan pas jam makan siang, karena bakal crowded dan bakal banyak yang keselip pesanannya. Sudah 2 kali kejadian di kami sekeluarga. Nah karena kali ini kami datangnya sudah lewat jam makan siang, jadi sudah agak sepi. Makanan pun datang sesuai pesanan dan tidak menunggu lama. Setelah makan siang langsung menuju ke hotel Harris.

Karena sudah check in jadi hanya perlu lapor lagi ke front desk untuk minta kunci kamar, kemudian ke concierge untuk meminta barang-barang yang dititipkan diantar ke kamar dengan menunjukkan bukti foto tag, Untuk kamar di Hotel Harris itu sederhana ya ciri khas nya Hotel Harris, namun bersih. Dan di kamarnya ada sofa bed dan bantal tambahan dari hotel jadi tidak perlu meminta extra bed. Cukup bawa selimut saja.

Gambar 2. Kamar Harris Sentul (Source : TripAdvisor)

Amenities dan lain-lainnya lengkap. Kamar mandi bersih namun kecil, tapi cukup lah. Nah keuntungan menginap di Hotel Harris adalah dekat kemana-mana jadi pada malam hari kami pesan makanan via GoFood. Anak-anak juga main-main di kamar saja. Sudah pada lelah karena habis bermain di Jungleland. Keesokan harinya kami sarapan sebelum anak-anak berenang. Sarapannya enak dan lumayan lengkap. Posisinya dekat dengan lobi dan kolam renang. Setelah anak-anak sarapan, karena ga mungkin langsung berenang setelah makan jadi berjalan-jalan dulu ke fasilitas anak-anak yang ada di hotel. Di hotel Harris Sentul ini fasilitasnya lumayan loh. Ada taman bermain kecil, lapangan berumput, rumah hobbit, kolam pancing kecil, penyewaan sepeda, trampolin untuk anak, dan kids club. Oh iya untuk kids club nya tergolong kecil ya, jadi untuk kakak Q yang sudah umur 6 tahun gamau main disitu karena bingung main apa.
Gambar 3. Rumah Hobbit

Gambar 4. Trampolin

Gambar 5. Area Duduk

Gambar 6. Salah satu permainan

Setelah kira-kira 30 menitan Kakak Q dan ade D sudah ga sabar untuk berenang. Kolam renangnya tidak terlalu luas tapi cukup. Disini disediakan juga penyewaan pelampung dan kacamata berenang. Jadi ga usah repot-repot bawa kalau malas yang penting siap uang saja. hehe. Nah setiap weekend di kolam renang ada senam gembira. Anak-anak seneng banget ngikutinnya. Dan ada lomba mewarnai di kids clubnya tapi kakak Q gamau ikut. Kami check out setelah sholat Dzuhur untuk menghindari arus balik, prosesnya pun cepat.

Gambar 7. Kolam renang Harris Sentul (Source: Agoda)

Soo... kesimpulannya apakah kami akan kembali kesini? Yep untuk short vacation Hotel Harris rekomen banget kok. Harganya juga bersahabat. Pelayanannya juga ramah. Anak-anak senang disini karena fasilitasnya lumayan lengkap. Rasa makanan breakfastnya pun enak.

Thank you Harris Hotel Sentul City


Harris Hotel Sentul City
AlamatSentul SICC Complex, Jl. Jend. Sudirman No.1, Citaringgul, Kec. Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat 16810


View Post
Jadi awal Agustus 2018 kemarin, setelah hampir 1 tahun ga keluar kota karena satu dan lain hal, akhirnya memutuskan untuk first trip keluar kota untuk si bungsu. Pilihnya yang dekat dan ga terlalu jauh macetnya 😅. Secara kemana-mana pasti macet yaa... diputuskanlah liburan ke puncak dan ke Royal Safari Garden. Alasan kenapa memilih kesini adalah berdasarkan info dari Mama teman-temannya Q, tempatnya oke kalau bawa anak-anak. Dan baca review juga demikian. Ga perlu keluar dari hotel sudah banyak fasilitas di dalam hotel ini. Pas buat yang bawa bayi. Dan setelah browse dan searching pilihan kamar yang cocok, saya dan suami memilih bungalow 3 kamar, Grand Deluxe Elephant Bungalow. Karena perginya bersama dengan sodara dan kakek neneknya Q dan D. Berdasarkan informasi dari pihak hotel, ini level bungalow tertinggi dan hanya bisa dibook via hotel nya langsung. Kami memang menelpon langsung ke Royal Safari Garden nya untuk menanyakan ketersediaan kamar.

Perjalanan dimulai di hari Jumat jam 3 untuk menghindari kemacetan pulang kantor. Sholat Ashar dilakukan di tempat peristirahatan. Ketemu macet sebelum pasar Cisarua. Setelah itu lancar. Nah awal-awal sempat bingung, soalnya di bagian depan hotal sedang ada renovasi jadi sempat keterusan. Setibanya di lokasi kami check in ke lobi hotel dan untuk menuju ke bungalow kami dipandu oleh staf hotel. Ternyata kawasan hotel ini luas sekali. Tidak terlihat dari jalan raya.

Untuk lokasi bungalow kami letaknya di tengah. Jadi untuk Elephant Bungalow ini dalam 1 kavling ada 2 bungalow dan ada tempat parkir untuk masing-masing bungalow. Pada saat masuk ke dalam bungalow jujur kesannya agak suram. Padahal dari info pada saat booking, pihak hotel menyatakan bungalow ini termasuk yang sudah direnovasi. Tapi ternyata yang direnovasi tidak keseluruhan. Banyak furniturenya masih menggunakan furniture lama. Dan kulkas nya pun merupakan kulkas 1 pintu yang bagian freezernya sudah penuh dengan biang es. Tidak pernah diservis kelihatannya. Dan proses pendinginan pun tidak bagus. Karena D kan masih MPASI jadi bawa bahan-bahan makanan. Dan yang diletakan di freezer tidak beku. Hanya dingin. Dan banyak embun-embun. Agak mengecewakan. Pada saat masuk kamar juga demikian, kelihatan bagus karena proses pencahayaan dan kamarnya tidak sebesar yang ditampilkan pada web. Di kamar mandi juga tidak ada tempat menaruh shampoo atau sabun. Saat ditanyakan kepada petugas katanya memang rusak dan belum sempat diperbaiki 😑. Ada 2 kamar mandi yang seperti itu.
Oke.. banyak sih kelemahan dari bungalow tapi yaudah karena baru pertama kali dijadikan pengalaman.

Fasilitasnya memang banyaaak sekali. Apalagi pada saat weekend. Ada waterpark, reptile island, flying fox,bird park,mini golf, dan lainnya; sedangkan yang ada pada saat weekend saja itu adalah hewan2 tunggangnya seperti gajah tunggang, unta, serta ada animal show ; yang dipinjam dari Taman Safari. Oh iya kalau misalnya menginap disini ada diskon khusus untuk masuk ke Taman Safari loh. Jadi kalau memang ada rencana ke Taman Safari, sebaiknya check-in dulu baru ke Taman Safari.

Hari ke-2 , kami mulai menikmati fasilitas yang ada di Royal Safari Garden. Q dan sepupunya seneng banget dengan fasilitas-fasilitas yang ada. Karena tanpa harus kemana-mana sudah lengkap dan kalau cape tinggal jalan kaki saja ke bungalow. Apalagi dengan waterparknya. Puas banget mereka main. Untuk D yang masih 7 bulan pun nyaman, karena jika mengantuk atau cape, saya tinggal jalan ke bungalow tidak perlu menunggu kakak-kakaknya selesai main ataupun mencari tempat istirahat. Praktis nya disana.

Selama menginap disana kami makan malam dan siang di Bumi Nini, kecuali malam kedua ya karena D sudah kecapean jadi tidurnya cepet, akhirnya aku makan di hotel saja. Kenapa Bumi Nini terus? Karena bawa anak-anak. Di daerah sana makanannya kebanyakan makanan timur tengah, sedangkan tempat yang sesuai dengan selera anak-anak yang pasti cocok ya di Bumi Nini ini. Pada malam kedua Q dan sepupu makannya pesan di room service. Rasanya yaa.. biasa aja sih.  Sebenarnya di Royal Safari Garden ada restoran yang bernama Sky Lounge. Katanya pemandangannya bagus  Suami dan mertua ,pada malam kedua kami menginap, ingin makan malam disana. Tapi ternyata menu nya sama dengan menu yang terdapat di room service 😂😅. Jadi batal makan disana. Ga ngerti kenapa mereka ga bikin menu khusus restoran. Padahal dari segi pemandangan udah OK banget restoran itu. Sayang banget aja sih.

Kesimpulannya.. apakah kami akan balik ke Royal Safari Garden lagi? Kalau aku sih iya. Tapi mau coba yang Girrafe type karena terbaru. Tapi kalau suami gamau karena sempet ada issue sama service yang bikin kesal dan bete.. 😅

Royal Safari Garden Resort & Convention
Jl. Raya Puncak - Gadog No.601, Cisarua, Kec. Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16750

Gambar 1. Tampilan depan dari bungalow
 Gambar 2. Merak di Birdpark. Dibiarin bebas jadi bisa langsung foto.
Gambar 3. Kolam besar yang ada di hotel

Gambar 4. Fasilitas Gajah Tunggang
View Post